Agats, SahabatRakyat.Id – Pemerintah Kabupaten Asmat terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui sinergi sektor pendidikan dan kesehatan. Atas gagasan Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, Dinas Pendidikan bersama Dinas Kesehatan mulai menyiapkan program pemeriksaan kesehatan terjadwal bagi seluruh peserta didik, mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA/SMK.
Rencana pelaksanaan program tersebut dibahas dalam pertemuan koordinasi yang berlangsung di Gedung Wiyata Mandala, Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Rabu (22/7/2026), dengan melibatkan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta Puskesmas Agats.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Barbalina Toisuta, mengatakan selama ini Dinas Kesehatan telah menjalankan program pemeriksaan kesehatan dan pemberian imunisasi bagi peserta didik. Namun, Bupati Asmat menginginkan layanan kesehatan bagi anak-anak sekolah diperkuat melalui pemeriksaan yang dilakukan secara berkala dan terjadwal.
“Pak Bupati Thomas Eppe Safanpo meminta agar pemeriksaan kesehatan dilakukan secara terjadwal di luar dari program rutin yang selama ini telah dilaksanakan Dinas Kesehatan. Karena itu kami mengadakan pertemuan ini untuk menyusun kerja sama yang berkelanjutan sehingga pemeriksaan kesehatan dapat dilakukan bagi anak-anak mulai dari PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA/SMK. Kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan juga Puskesmas Agats,” ujar Barbalina.
Menurutnya, kerja sama tersebut akan dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) sebagai dasar pelaksanaan program secara berkelanjutan, sehingga layanan kesehatan bagi peserta didik dapat berjalan secara sistematis dan berkesinambungan.
Barbalina menjelaskan, pemeriksaan yang akan dilakukan tidak hanya sebatas pemeriksaan kesehatan umum. Program ini juga mencakup pemeriksaan kesehatan gigi, pemberian vitamin, edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan, serta penyuluhan tentang bahaya kebiasaan mengunyah pinang bagi anak-anak. Khusus bagi siswa jenjang SMA/SMK, akan diberikan edukasi mengenai kesehatan reproduksi dan pencegahan penyakit menular seksual.
Ia menegaskan bahwa kondisi kesehatan peserta didik menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Asmat.
“Kalau anak tidak sehat, bagaimana dia bisa mengikuti pendidikan dengan baik. Karena itu kesehatan anak menjadi prioritas Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo. Pendidikan harus ditunjang dengan kesehatan anak yang baik. Ini sejalan dengan visi dan misi Bupati, yaitu meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Barbalina menambahkan bahwa program pemeriksaan kesehatan terjadwal merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Asmat dalam mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
“Pak Bupati menginginkan kami bergerak cepat untuk menyelamatkan anak-anak ini melalui program yang terarah dan berkelanjutan. Harapannya, seluruh peserta didik di Kabupaten Asmat tumbuh sehat, cerdas, dan mampu mengikuti proses pembelajaran secara optimal,” pungkasnya.






























































































