Agats, SahabatRakyat.Id – Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo (TES), memberikan apresiasi kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berhasil melampaui target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Asmat pada tahun anggaran 2025. Keberhasilan tersebut dinilai sebagai bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kemandirian fiskal untuk mendukung pembangunan daerah.
Apresiasi tersebut disampaikan Bupati melalui Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Asmat, Muhammad, dalam Rapat Paripurna DPRK Asmat Masa Sidang I Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRK Asmat, Selasa (14/7/2026).
“Saya menyamapaikan Terima kasih kepada organisasi perangkat daerah atas target pendapatan asli daerah yang melebihi target penerimaan tahun 2025,” ucapnya.
Bupati menegaskan bahwa capaian PAD yang melampaui target merupakan indikator positif meningkatnya kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan secara mandiri. Menurutnya, semakin besar kontribusi PAD, semakin kuat pula kapasitas Pemerintah Kabupaten Asmat dalam menjalankan berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Keberhasilan ini membuktikan bahwa semakin tinggi penerimaan Pendapatan Asli Daerah, maka semakin terlihat tingkat kemandirian daerah dalam membiayai pembangunan. Karena itu, dukungan dan komitmen seluruh pemangku kepentingan secara konsisten sangat dibutuhkan untuk terus meningkatkan PAD,” ujar Muhammad saat membacakan sambutan Bupati.
Bupati menjelaskan bahwa pencapaian target PAD tahun 2025 merupakan hasil sinergi dan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Asmat dan DPRK Asmat dalam mengoptimalkan berbagai potensi sumber-sumber pendapatan daerah.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Asmat menegaskan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat semua pihak berpuas diri. Upaya peningkatan PAD harus terus dilakukan melalui berbagai strategi yang lebih efektif dan berkelanjutan.
“Kedepan kita harus berupaya agar capaian hari ini dapat terus ditingkatkan lagi. Rencana pendapatan ke depan harus dioptimalkan melalui kegiatan intensifikasi dan ekstensifikasi. Upaya yang dilakukan di antaranya melalui pemutakhiran data wajib pajak dan retribusi, optimalisasi penagihan pajak dan retribusi sesuai kewenangan perangkat daerah dan lintas sektoral, serta menggali objek pajak dan retribusi lainnya,” lanjutnya.
Berdasarkan laporan yang disampaikan dalam rapat paripurna, target Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Asmat tahun 2025 ditetapkan sebesar enam milyar dua ratusan juta rupiah. Hingga akhir tahun anggaran, realisasi PAD mencapai tujuh milyar lebih, atau 113,08 persen dari target yang telah ditetapkan.






























































































