Agats, SahabatRakyat. Id – Pemerintah Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan, secara resmi melepas 15 calon jemaah haji asal Kabupaten Asmat yang akan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Prosesi pelepasan berlangsung di Aula Woroucem Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Asmat, Sabtu (10/5/2025), dalam suasana penuh khidmat dan kekeluargaan.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Halal Bihalal Idulfitri 1446 Hijriah/2025 Masehi, sebagai momentum mempererat tali silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta membangun semangat kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat pasca perayaan Hari Raya Idulfitri.
Sebanyak 15 calon jemaah haji asal Kabupaten Asmat tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 27 UPG Embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan, yang selanjutnya akan diberangkatkan menuju Arab Saudi untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji.
Mewakili Bupati Asmat, Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Asmat, Ricover Rumkorem, dalam sambutannya menyampaikan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan memiliki makna mendalam sebagai sarana saling memaafkan dan mempererat hubungan antarsesama.
“Halal bihalal merupakan momentum untuk saling bermaaf-maafan agar kita semua kembali kepada fitrah. Semangat kebersamaan dan persaudaraan inilah yang harus terus kita pelihara dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam membangun Kabupaten Asmat,” ujarnya.
Ricover juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat kolaborasi dalam mendukung berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Asmat di bawah kepemimpinan Bupati Thomas Eppe Safanpo dan Wakil Bupati Yoel Manggaprou.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah semata, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Ricover memberikan pesan khusus kepada para calon jemaah haji agar menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan penuh keikhlasan, menjaga kesehatan, menaati seluruh ketentuan yang berlaku, serta senantiasa menjaga nama baik Kabupaten Asmat selama berada di Tanah Suci.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Asmat, saya mengingatkan kepada seluruh jamaah haji bahwa selain menunaikan rukun Islam, keberangkatan Bapak dan Ibu juga secara tidak langsung membawa nama baik daerah dan nama baik bangsa Indonesia. Jadilah teladan dalam bersikap, saling menjaga kekompakan, serta senantiasa mendoakan Kabupaten Asmat agar semakin maju, aman, damai, dan sejahtera,” pesannya.
Ia berharap seluruh calon jemaah diberikan kesehatan, kemudahan, dan kelancaran selama menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air dengan selamat dan memperoleh predikat haji yang mabrur.
Pelepasan tersebut berlangsung penuh haru dan doa bersama yang dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Asmat, tokoh agama, keluarga calon jemaah haji, serta masyarakat yang turut memberikan dukungan dan doa kepada para tamu Allah sebelum bertolak menuju Tanah Suci.
Keberangkatan calon jemaah haji ini menjadi simbol perhatian Pemerintah Kabupaten Asmat terhadap pembinaan kehidupan keagamaan masyarakat sekaligus wujud dukungan pemerintah dalam memfasilitasi pelaksanaan ibadah haji sebagai salah satu rukun Islam bagi umat Muslim yang telah memenuhi syarat.






























































































