AGATS, Asmat – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Kabupaten Asmat terus memperkuat pembentukan karakter aparatur sipil negara melalui pelaksanaan Pendidikan Bela Negara dalam rangkaian Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Teater Asmat pada Senin (27/7/2026) tersebut diikuti oleh 200 peserta CPNS Golongan II dan III. Selama enam hari, para peserta mendapatkan pembinaan langsung dari tim instruktur BKPSDA Kabupaten Asmat melalui berbagai materi praktik di luar kelas yang berfokus pada pembentukan disiplin, kepemimpinan, serta penguatan nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Aparatur BKPSDA Kabupaten Asmat, Heronimus Piripo, menjelaskan bahwa pelaksanaan Pendidikan Bela Negara di luar gedung merupakan bagian penting dari kurikulum Latsar sesuai ketentuan terbaru yang ditetapkan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.
Menurutnya, pelaksanaan Latsar CPNS tahun 2026 telah mengalami perubahan dibandingkan pola sebelumnya. Latihan fisik berat sebagaimana pernah diterapkan pada Latsar terdahulu tidak lagi menjadi fokus utama, melainkan diarahkan pada pembentukan karakter dan penguatan kompetensi dasar ASN secara proporsional.
“Latihan fisik berat atau baris-berbaris seperti pada Latsar sebelumnya sudah tidak lagi diterapkan. Kegiatan sekarang dilaksanakan sesuai materi pembelajaran dan ketentuan Peraturan LAN RI sehingga tidak menguras fisik peserta. Pendidikan Bela Negara ini telah dijadwalkan berlangsung hingga 1 Agustus 2026 dan selanjutnya peserta akan mengikuti pembelajaran klasikal hingga penutupan seluruh rangkaian Latsar CPNS Tahun 2026,” jelas Heronimus.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama pendidikan bela negara bukan sekadar melatih kemampuan baris-berbaris, tetapi membentuk karakter ASN yang profesional, berintegritas, disiplin, serta memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Tujuan utama pendidikan bela negara luar gedung ini adalah menanamkan nilai-nilai dasar ASN. Kami ingin mencetak ASN yang memiliki disiplin tinggi, jiwa korsa, rasa tanggung jawab, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Nilai-nilai inilah yang nantinya menjadi bekal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Asmat,” tegasnya.
Selama pelaksanaan kegiatan, peserta mengikuti berbagai materi praktik yang meliputi apel pembukaan, latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dasar dan lanjutan, pembinaan kekompakan regu, simulasi kepemimpinan lapangan, hingga berbagai latihan yang bertujuan membangun kerja sama tim, kedisiplinan, dan kemampuan mengambil keputusan dalam situasi tertentu.
Meski berlangsung di bawah terik matahari, seluruh peserta mampu mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, disiplin, dan antusias. Suasana latihan berlangsung tertib dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan serta kondisi fisik peserta sesuai standar pelaksanaan Latsar.
Berdasarkan hasil evaluasi panitia, pelaksanaan Pendidikan Bela Negara berjalan lancar tanpa kendala berarti. Secara umum seluruh peserta dinilai mampu menyerap materi dengan baik, sementara aspek disiplin, kekompakan, tanggung jawab, dan kerja sama mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan sebelum mengikuti pelatihan.
Heronimus berharap seluruh nilai yang diperoleh selama pelatihan tidak berhenti hanya pada proses pendidikan, tetapi benar-benar diterapkan dalam pelaksanaan tugas sebagai aparatur pemerintah.
“Kami berharap nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan ini terus diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai pelayan masyarakat. Jadilah ASN yang adaptif, inovatif, profesional, berintegritas, serta selalu berorientasi pada pelayanan publik,” ujarnya.






























































































