SahabatRakyat. Id — Pemerintah Kabupaten Asmat melalui Dinas Perindustrian, perdagangan, Koperasi UKM dan Tenaga kerja (INDAGKUKMTK) atau (Perindagkop) menyatakan bahwa sebanyak 13 kampung di wilayah Asmat telah resmi terdaftar dalam program Koperasi Merah Putih (KMP) ke Kementerian Koperasi dan UKM. Hal ini disampaikan oleh Muhammad Afwan Seknun, Kepala Bidang Koperasi dan UKM Kabupaten Asmat.
Menurut Seknun, 13 kampung yang telah terdaftar tersebar di lima distrik berbeda. Di Distrik Safan, KMP dibentuk di Kampung Tareu, Primapun, Semendoro, dan Emene. Di Distrik Agats, kampung yang terlibat meliputi Kampung Bis Agats, Syuru, Kaye, Aswet, dan Bait. Sementara itu, Distrik Sorep mencakup kampung Betco dan Manep, Distrik Akat di Wau, dan Distrik Atsy di Kampung Amanamkai.
“Pendaftaran ini merupakan bagian dari pelaksanaan program nasional sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Pembentukan Koperasi Merah Putih,”jelas Seknun.
Ia menambahkan bahwa salah satu syarat penting pendirian KMP adalah akta notaris, yang biayanya telah diseragamkan di wilayah Papua Selatan sebesar Rp2.500.000 per akta. Untuk itu, biaya akta notaris telah dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBK) sebesar 3 persen dari dana yang tersedia.
Lebih lanjut, Seknun menegaskan bahwa keberadaan KMP tidak akan mengganggu atau “menabrak” program kerja Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Keduanya akan berjalan beriringan dengan fokus pada pengelolaan potensi desa secara mandiri dan profesional.
“KMP dan Bumdes sama-sama mengelola potensi kampung, tetapi struktur dan sistemnya berbeda,”ujar Seknun.
Dalam struktur organisasi KMP, terdapat aturan khusus yang melarang aparat kampung untuk masuk dalam kepengurusan koperasi. Mereka hanya diperbolehkan masuk dalam struktur pengawas, dan bahkan tidak diperbolehkan ada hubungan darah antara sesama pengurus.
Seknun berharap, Program KMP diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi kampung di Asmat serta membuka ruang partisipasi masyarakat dalam sistem ekonomi berbasis koperasi yang lebih tertata dan profesional.































































































