Agats, SahabatRakyat.Id – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Asmat menggelar Evaluasi Kinerja dan Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asmat. Kegiatan ini berlangsung di Aula Worowcem Kesbangpol, Senin (15/12/2025).
Uji kompetensi tersebut diikuti oleh seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Asmat. Dalam tahapan evaluasi, para pejabat pimpinan tinggi pratama diwajibkan menyusun dan mempresentasikan makalah yang menjabarkan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asmat, disesuaikan dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing OPD serta kondisi faktual pembangunan daerah.
Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelaksanaan evaluasi kinerja dan uji kompetensi ini merupakan bagian penting dari sistem manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berbasis merit system, sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.
“Evaluasi kinerja dan uji kompetensi ini bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen strategis untuk memastikan bahwa pejabat pimpinan tinggi pratama yang menduduki jabatan struktural benar-benar memiliki kompetensi, integritas, kinerja, serta kapasitas kepemimpinan yang selaras dengan tuntutan organisasi dan dinamika pembangunan daerah,” tegas Bupati.
Menurut Bupati, kompleksitas penyelenggaraan pemerintahan daerah saat ini menuntut hadirnya pemimpin birokrasi yang adaptif, visioner, profesional, serta berorientasi pada pelayanan publik. Oleh karena itu, evaluasi ini diharapkan mampu memberikan gambaran yang objektif dan komprehensif mengenai kesesuaian antara pejabat dan jabatan yang diembannya.
“Prinsipnya adalah the right man on the right place. Penempatan pejabat harus berdasarkan kompetensi dan kinerja,” ujarnya.
Bupati Asmat juga menekankan agar seluruh tahapan pelaksanaan kegiatan menjunjung tinggi prinsip objektivitas, transparansi, akuntabilitas, dan keadilan. Ia meminta para peserta mengikuti proses evaluasi dengan sungguh-sungguh, terbuka, dan penuh rasa tanggung jawab, mengingat hasil evaluasi akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam pengambilan kebijakan kepegawaian, khususnya untuk penguatan organisasi perangkat daerah.
“Kepada para asesor dan panitia, saya menyampaikan apresiasi dan harapan agar proses penilaian dilakukan secara profesional, independen, dan berintegritas, sehingga hasilnya benar-benar mencerminkan kondisi kompetensi peserta yang sesungguhnya,” pungkas Bupati.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Asmat berharap dapat mendorong peningkatan kualitas kepemimpinan birokrasi serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.



















































































