Agats, SahabatRakyat.Id – Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, menyampaikan sambutan penuh penekanan pada integritas, loyalitas, dan tanggung jawab dalam prosesi sakral pelantikan, pengukuhan, sekaligus pengambilan sumpah/janji jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asmat.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Wiyata Mandala Agats pada Selasa (14/04/2026) tersebut menjadi momentum penting bagi para pejabat yang baru dilantik untuk memulai tugas dan tanggung jawab yang lebih besar dalam menjalankan roda pemerintahan.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik. Ia menegaskan bahwa momentum tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan titik awal pengabdian yang penuh tanggung jawab.
“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, saya mengucapkan selamat kepada Saudara/i sekalian. Momentum hari ini bukan sekadar seremoni, melainkan garis start bagi tanggung jawab yang lebih besar,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa sumpah/janji jabatan yang baru saja diucapkan mengandung tanggung jawab ganda, yakni kepada negara dan kepada Tuhan. Tanggung jawab kepada negara diwujudkan melalui kepatuhan terhadap konstitusi serta pelaksanaan regulasi secara sungguh-sungguh. Sementara itu, tanggung jawab kepada Tuhan menjadi landasan moral yang harus dijaga dalam setiap pengambilan keputusan.
“Sumpah yang diucapkan di bawah kitab suci adalah janji moral yang akan dipertanggungjawabkan kelak. Jadikan itu sebagai pengendali agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan wewenang,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan bahwa sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, para pejabat memiliki peran strategis sebagai motor penggerak organisasi. Ia menginstruksikan agar seluruh program kerja di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah segera diselaraskan dengan visi dan misi kepala daerah.
Selain itu, ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang melayani, di mana pejabat tidak hanya berperan sebagai pengambil keputusan, tetapi juga mampu mengayomi bawahan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dalam aspek loyalitas dan integritas, Bupati menegaskan komitmen yang harus dijaga oleh setiap pejabat, baik kepada bangsa dan negara, visi-misi kepala daerah, maupun organisasi. Ia juga mengingatkan agar menjauhi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme yang dapat merusak kepercayaan publik.
Menghadapi dinamika birokrasi yang semakin cepat, para pejabat diminta untuk segera beradaptasi. Pejabat yang baru dikukuhkan diharapkan meningkatkan capaian kinerja, sementara yang mengalami rotasi diminta segera melakukan serah terima jabatan tanpa meninggalkan persoalan administrasi maupun program yang belum tuntas.
“Saudara/i akan terus dievaluasi. Oleh karena itu, jagalah dan tingkatkan kinerja Anda,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan harapan agar para pejabat mampu menghadirkan inovasi dan prestasi nyata dalam menjalankan tugas. Ia juga mengingatkan pentingnya dukungan keluarga dalam menunjang keberhasilan karier.
“Jagalah keseimbangan antara pengabdian dan keluarga. Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan kekuatan dan perlindungan kepada kita semua dalam membangun Kabupaten Asmat yang kita cintai ini. Tuhan memberkati kita… Dormom,” tutupnya.
































































































