Tual, Sahabatrakyat.id – Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tual, Ridwan H. Renwarin, SE, M.Si, menerima kunjungan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Provinsi Maluku pada hari Senin, 15 September 2025. Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Pj. Sekda ini menjadi langkah awal penting dalam upaya pelestarian dan pemetaan warisan budaya di Kota Tual.
Kunjungan TACB Maluku ke Kota Tual ini bertujuan untuk melakukan survei dan pemetaan terhadap objek-objek cagar budaya yang ada. Kedatangan mereka merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Wali Kota Tual Nomor 396 Tahun 2025 mengenai Penetapan Tim Ahli Cagar Budaya Tahun 2025.

Tim ahli ini dipimpin oleh Dr. Paulus Koritelu, S.Sos, M.Si, seorang dosen dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pattimura (Unpatti). Sebagai sekretaris, ada Prof. Dr. Hasbollah Toisuta dari Universitas Islam Negeri (UIN) A.M. Sangadji. Anggota tim lainnya terdiri dari berbagai latar belakang keilmuan, yaitu Johan Pattiasina, S.Pd, M.A; Stevanus Titaley, ST, M.Si; Ruth, S.Pd, M.Si; Mustakim Zein Nuhuyanan, S.Ag, M.Si; dan Muhlisa Reliubun, S.Sos dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tual. Turut mendampingi dalam pertemuan ini adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tual beserta Kepala Bidang Kebudayaan.
Pj. Sekda Kota Tual, Ridwan H. Renwarin, menyambut baik kedatangan tim ahli ini. Mewakili Wali Kota, ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kesediaan tim untuk datang dan membantu mengidentifikasi serta melestarikan cagar budaya di Kota Tual.
“Kegiatan ini merupakan salah satu agenda penting bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tual. Kami sangat senang tim ahli ini dapat hadir untuk bekerja sama dalam melestarikan kekayaan budaya yang kita miliki,” ujar Ridwan.
Sesuai agenda, tim TACB Maluku akan berada di Kota Tual selama tujuh hari ke depan. Selama masa ini, mereka akan didukung oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tual untuk melakukan observasi, survei, penyusunan laporan, hingga seminar dan sidang penetapan hasil bersama Pemkot Tual.
Diharapkan, hasil kerja tim ini akan memberikan data dan rekomendasi yang kuat untuk penetapan dan perlindungan objek-objek cagar budaya, demi menjaga warisan sejarah dan budaya Kota Tual agar tetap lestari untuk generasi mendatang.
































































































