Agats, SahabatRakyat.Id – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Asmat menggelar kegiatan Pelatihan Kepemudaan melalui Kepeloporan dan Pengembangan Pemuda yang berlangsung di Aula Dispora Asmat, Rabu (30/04/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta yang merupakan perwakilan siswa dari berbagai sekolah menengah, yakni SMK, SMAK, SMA Negeri 1, dan SMA YPPGI, dengan masing-masing sekolah mengirimkan 15 siswa.
Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Dispora Asmat, Blasius Wasa, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kepemudaan yang menyasar generasi muda di tingkat pelajar. Menurutnya, keterlibatan siswa sangat penting untuk memberikan pemahaman sejak dini terkait wawasan kebangsaan dan peran strategis pemuda dalam pembangunan daerah.
“Para siswa memang sudah mendapatkan pembelajaran di sekolah, namun kami juga memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan kualitas mereka sebagai generasi penerus yang akan membawa kemajuan daerah. Pemuda adalah tulang punggung bangsa sekaligus agen perubahan,” ujarnya.
Blasius menambahkan bahwa pemuda yang berkualitas akan menjadi kunci dalam mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Asmat yang berfokus pada keberlanjutan dan penguatan kualitas sumber daya manusia, berlandaskan wawasan kebangsaan.
Sementara itu, pemateri dari Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Adi Waluyo, menyampaikan optimisme bahwa pemuda memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor di masa depan. Namun, potensi tersebut perlu diarahkan dan dikembangkan melalui kegiatan pelatihan yang tepat.
“Saya sangat mengapresiasi Dispora sebagai penyelenggara kegiatan ini. Pelatihan kepeloporan pemuda menjadi wadah penting untuk belajar, berbagi pengalaman, serta mengembangkan keterampilan,” ungkapnya.
Dalam pemaparannya, Adi Waluyo menekankan sejumlah poin penting, di antaranya peran pemuda sebagai agen perubahan dengan meneladani sejarah perjuangan pemuda sejak Sumpah Pemuda 1928 hingga era reformasi. Ia juga menyoroti pentingnya inovasi dan kreativitas, dengan mendorong pemuda untuk berani menciptakan ide-ide baru serta memanfaatkan teknologi dan literasi digital.
Selain itu, ia mengajak peserta untuk menumbuhkan semangat gotong royong dan kerja sama lintas generasi, agama, dan latar belakang, sesuai amanat Undang-Undang Kepemudaan. Ia juga menekankan pentingnya integritas dan karakter kuat dalam membentuk pemuda yang beretika, berjiwa nasionalisme, serta memiliki wawasan global tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur bangsa.
Adi Waluyo berharap melalui kegiatan ini, para pemuda Asmat dapat termotivasi untuk menjadi pelopor yang berkualitas, berintegritas, dan berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata di berbagai bidang, seperti pendidikan, ekonomi kreatif, lingkungan, teknologi, dan sosial kemasyarakatan.
“Melalui kegiatan ini, mari kita bersama-sama membangun Asmat yang lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera,” tutupnya.

































































































