Agats, SahabatRakyat.id — Sebanyak 100 paket sembako disalurkan kepada masyarakat Kampung Baru Mbait sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat. Penyaluran bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari warga setempat.
Kepala Kampung Baru Mbait, Fransiskus Jakapits, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah atas bantuan yang telah diberikan. Atas nama kepala kampung dan masyarakat Kampung Baru Mbait, ia menilai bantuan tersebut merupakan wujud nyata perhatian pemerintah dalam membantu meringankan beban kebutuhan masyarakat.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas perhatian yang telah diberikan,” ujar Fransiskus.
Menurutnya, perhatian pemerintah tersebut perlu dijawab masyarakat dengan menjaga dan membangun hubungan kerja sama yang baik. Masyarakat tidak hanya diharapkan menerima bantuan, tetapi juga memiliki komitmen untuk bersama-sama menciptakan hubungan yang harmonis dengan pemerintah.
Fransiskus juga menjelaskan bahwa Kampung Baru Mbait merupakan salah satu kampung yang berada di sekitar wilayah perkotaan Agats. Kondisi tersebut membuat masyarakat Kampung Baru Mbait memiliki interaksi yang cukup intens dengan masyarakat dari berbagai latar belakang, termasuk masyarakat Nusantara.
Karena itu, Fransiskus mengajak masyarakat untuk tidak memandang Kota Agats hanya sebagai tempat untuk melakukan aktivitas sementara. Menurutnya, kehidupan masyarakat Kampung Baru Mbait telah menjadi bagian dari dinamika Kota Agats sehingga kota tersebut harus dipandang sebagai rumah bersama yang wajib dijaga keamanan, ketertiban dan keharmonisannya.
Dalam konteks keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Fransiskus mengimbau seluruh warga agar terus menjaga kedamaian dan memperkuat persaudaraan tanpa membedakan latar belakang.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu, informasi maupun persoalan yang berpotensi menimbulkan konflik. Setiap persoalan, kata dia, hendaknya diselesaikan dengan komunikasi dan cara-cara yang damai.
“Jangan sampai rumah bersama yang seharusnya kita jaga justru kita rusak sendiri melalui konflik, pertikaian maupun tindakan yang mengganggu ketertiban. Mari kita sama-sama menjaga Agats agar tetap aman dan damai,” tegasnya.
Fransiskus berharap bantuan sembako yang disalurkan tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, kepedulian dan hubungan antara masyarakat dengan pemerintah.































































































