TUAL, Sahabatrakyat.id – Jarak geografis dan bentangan lautan kini bukan lagi sekat bagi anak muda di beranda timur Nusantara untuk meraih pendidikan tertinggi. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di Kota Tual dan kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, guna menyelenggarakan sosialisasi beasiswa secara langsung pada Kamis (9/7).
Langkah bersejarah yang berpusat di Gedung Pusat Politeknik Perikanan Negeri Tual (POLIKANT) ini menegaskan komitmen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan hingga ke wilayah kepulauan dan daerah afirmasi demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
Kota Tual dikenal memiliki potensi kelautan yang melimpah karena berbatasan langsung dengan Laut Arafura. Namun, sebagai wilayah kepulauan, tantangan akses pendidikan masih membayangi.
Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata lama sekolah penduduk di Tual baru mencapai 10,68 tahun (setara kelas X SMA), dengan angka partisipasi perguruan tinggi yang masih terbatas.

Meski begitu, keterbatasan tersebut terbukti tidak memasung mimpi anak muda setempat. Hingga saat ini, tercatat sedikitnya 44 putra-putri asal Kota Tual telah sukses menembus Beasiswa LPDP dan membuktikan daya saing mereka di tingkat nasional.
Direktur Investasi LPDP, Muhammad Oriza, menegaskan bahwa investasi terbaik sebuah bangsa bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan kualitas manusianya.
“Betul bahwa Tual termasuk dalam daerah afirmasi, namun saya yakin anak muda Tual juga sanggup untuk ‘bertanding’ melalui program Universitas Unggulan untuk mendapatkan pendidikan di kampus kelas dunia,” ujar Oriza optimis.
Garis Start Berbeda, Aturan Dipermudah
Menyadari adanya ketimpangan fasilitas, LPDP membawa kabar baik lewat berbagai kelonggaran aturan pada Seleksi Beasiswa Tahap 2 Tahun 2026 ini. Kebijakan baru dirancang agar lebih inklusif dan ramah bagi pendaftar dari daerah afirmasi.
Kepala Divisi Rekrutmen dan Seleksi Beasiswa LPDP, Andar Ramona Sinaga, menjelaskan beberapa poin kemudahan tersebut.
Kemudahan Bahasa Inggris: Pendaftar yang sudah mengantongi Letter of Acceptance (LoA) Unconditional kini tidak lagi diwajibkan mengunggah sertifikat kemampuan bahasa Inggris. Bagi yang belum memiliki LoA, pilihan jenis sertifikat bahasa kini jauh lebih variatif.
Penyederhanaan Administrasi: Birokrasi dokumen dipangkas demi mengurangi hambatan awal pendaftaran.
Perluasan Kampus Top Dunia: Daftar Universitas Unggulan LPDP melonjak dari 17 menjadi 31 perguruan tinggi terbaik dunia. Pendaftar yang lolos di kampus-kampus ini akan mendapatkan prioritas akselerasi.
“Penyesuaian persyaratan beasiswa bagi masyarakat daerah afirmasi merupakan bentuk pemerataan akses pendidikan, karena garis start anak muda Tual pasti akan berbeda dengan garis start anak muda di Jakarta atau Bandung. Maka, manfaatkanlah kategori beasiswa daerah afirmasi ini,” tegas Andar memotivasi.
Sebaran Manfaat 44 Penerima Beasiswa Asal Kota Tual Hingga pertengahan 2026, kontribusi nyata LPDP di Kota Tual telah menyasar berbagai sektor strategis:
Kategori Beasiswa Jumlah Penerima
Beasiswa Daerah Afirmasi 32 orang.
Beasiswa PNS / TNI / POLRI 6 orang.
Beasiswa Dokter Spesialis 3 orang. Beasiswa Dokter Spesialis RSPPU 2 orang. Bantuan Pendanaan Tesis / Disertasi 1 orang.
Direktur POLIKANT, Dr. Usman Madubun, S.Pi., M.Si., menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran LPDP. Kehadiran ini dinilai menjadi amunisi baru untuk mendongkrak kapasitas SDM lokal, termasuk mendorong para dosen di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) untuk melanjutkan studi S3.tutupnya.






























































































