Kaimana, Sahabatrakyat.id – (18/09) menjadi momen penting bagi Kabupaten Kaimana, ketika Bupati Freddy Thie hadir langsung dalam Sidang Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) di ruang rapat Kantor Bupati. Sidang ini bertujuan untuk menetapkan objek dan subjek redistribusi tanah tahun 2024, sebagai bagian dari upaya pemerintah mempercepat pelaksanaan reforma agraria.
Dihadiri oleh berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, sidang ini mengedepankan satu tujuan utama: memastikan redistribusi tanah berjalan sesuai aturan dan menjamin masyarakat memperoleh hak atas tanah mereka secara sah. Dalam sambutannya, Bupati Freddy menegaskan pentingnya percepatan reforma agraria demi kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok tani dan masyarakat adat yang sering kali terpinggirkan dalam akses terhadap tanah.
“Reforma agraria adalah komitmen pemerintah untuk memastikan pengelolaan tanah yang adil dan berkelanjutan. Proses ini vital bagi masyarakat Kaimana agar mereka memiliki kepastian hukum atas lahan yang mereka kelola,” ungkap Bupati Freddy dengan tegas.
Bupati juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan OPD dalam menyelesaikan masalah agraria secara cepat dan efektif. “Kita harus bersatu agar penetapan objek dan subjek redistribusi tanah bisa tepat sasaran. Pemerintah berkomitmen memberikan kemudahan dalam proses administrasi dan memastikan redistribusi tanah ini membawa dampak positif bagi pembangunan daerah,” tambahnya.
Dalam sidang ini, fokus pembahasan terarah pada lokasi-lokasi yang akan dijadikan objek redistribusi tanah, serta kriteria masyarakat yang berhak menerima manfaat dari program ini. Diharapkan, penetapan yang jelas ini akan mempermudah pelaksanaan program redistribusi tanah tahun 2024 secara efisien dan tepat sasaran.
Sidang GTRA berlangsung dalam suasana kondusif, dengan masukan dan rekomendasi dari berbagai pihak yang terlibat. Ini merupakan langkah konkret pemerintah untuk mewujudkan keadilan sosial dan ekonomi melalui reforma agraria yang menyeluruh di Kabupaten Kaimana. Dengan semangat kolaborasi dan komitmen yang kuat, diharapkan program ini dapat memberikan harapan baru bagi masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan akses yang lebih baik terhadap tanah.


















































































