Langgur, Sahabatrakyat.id – Dalam kampanye akbar Paslon Maryadat di Desa Evu, Kecamatan Hoat Sorbay, Cawabup Maluku Tenggara nomor urut 1, Ahmad Yani Rahawarin, menegaskan pentingnya kontribusi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia menyoroti minimnya laba yang disetor PDAM ke kas daerah, yang menurutnya sudah seharusnya dimaksimalkan.
Dalam pidatonya, Yani yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bappeda dan Sekretaris Daerah, mengungkapkan, “Selama kurang lebih empat tahun, saya tidak melihat ada laba PDAM yang masuk ke APBD. Padahal ada klausulnya.” Ia menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya daerah, khususnya dalam hal pendapatan dari PDAM.

Yani berjanji, jika Paslon Maryadat terpilih dalam Pilbup 2024, manajemen PDAM akan direformasi. “Insya Allah, ketika kami terpilih, kami akan merubah manajemen PDAM untuk memastikan kontribusi yang lebih baik,” ujarnya dengan semangat.
Ia juga menjelaskan mekanisme pembagian laba dari sumber daya alam yang seharusnya menguntungkan daerah penghasil. “Pembagiannya adalah 80 persen untuk daerah penghasil dan 20 persen untuk daerah sekitar,” jelasnya. Yani menekankan bahwa keadilan dalam distribusi hasil adalah kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi desa penghasil seperti Desa Evu.
Yani menambahkan, seluruh pendapatan dari penjualan air oleh PDAM harus dikelola secara transparan, dengan bagian yang jelas untuk desa penghasil. “Ini adalah salah satu inovasi besar kami untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat,” tegas mantan Sekda Malra tersebut.
Dengan komitmen dan rencana yang jelas, Yani berharap bisa membawa perubahan positif bagi masyarakat Maluku Tenggara dan memastikan bahwa setiap desa, termasuk Desa Evu, mendapatkan manfaat yang adil dari sumber daya yang ada.
































































































