TUAL, Sahabatrakyat.id – Kota Tual kembali menjadi saksi bisu sebuah momen bersejarah dalam dunia pendidikan Islam. Pada hari Senin, 15 Agustus 2025, bertempat di Aula Balaikota Tual, Yayasan Cahaya Timur Nusantara Indonesia menggelar acara Pelepasan Santri dan Mahasantri Republik Cahaya Dakwah Angkatan XIII.
Acara ini menandai pelepasan santri yang akan melanjutkan studi ke berbagai pondok pesantren di Pulau Jawa, sebuah langkah nyata dalam mempersiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan zaman.
Dengan mengusung tema “Membangun Generasi Rahmatan Lil Alamin yang Cinta akan Tanah Air di Bumi Maren”, acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting. Selain para santri dan orang tua, hadir pula Wakil Walikota Tual, Staf Ahli dan Staf Khusus, serta para tokoh agama dan masyarakat, termasuk Ketua Majelis As-Salihin dan para Imam Masjid se-Kota Tual.
Ketua Yayasan Cahaya Timur Nusantara Indonesia, Ustadz Shahil Rahayaan, S.Sos, dalam sambutannya mengungkapkan perjalanan yayasan yang telah berdiri selama 13 tahun dan berhasil merekrut lebih dari 1000 santri. Menariknya, para santri tidak hanya berasal dari Kota Tual, tetapi juga dari Kepulauan Aru dan Kota Ambon.
“Kami sadar bahwa kami tidak sendiri, harus saling bantu demi kemaslahatan bersama,” ujar Ustadz Shahil. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan Pemerintah Daerah dalam menciptakan generasi yang berakhlak mulia dan mampu bersaing.
Komitmen ini bahkan terwujud dalam inisiatif yayasan yang menyekolahkan enam anak beragama Kristen di Ambon, menunjukkan semangat toleransi dan keberagaman yang tinggi.
Wakil Walikota Tual, yang membacakan sambutan dari Walikota Tual, menyampaikan bahwa acara ini lebih dari sekadar seremoni biasa. Ia menyebutnya sebagai tonggak penting dalam perjalanan pendidikan, pengabdian, dan perjuangan generasi muda Islam Kota Tual.
“Teruslah belajar, berkarya, dan berkontribusi,” pesan Walikota. Ia berpesan agar para santri selalu menjadi pribadi yang rendah hati, namun memiliki cita-cita yang tinggi. Pesan ini diharapkan menjadi bekal bagi para santri untuk terus menimba ilmu dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.



















































































