AGATS —Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat melalui Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) menggelar Pelatihan Satgas Literasi dan Numerasi bagi guru-guru SD se-Kabupaten Asmat. Kegiatan ini berlangsung di Aula Wiyata Mandala, Agats, pada Selasa (10/6/2025).
Sebanyak 50 guru dari 26 sekolah dasar di 11 distrik mengikuti pelatihan ini. Tujuannya adalah membentuk jaringan Satgas Literasi dan Numerasi yang kuat sebagai garda depan peningkatan kualitas pembelajaran dasar di Asmat.
“Kegiatan ini adalah bentuk pembinaan dan peningkatan kompetensi guru dalam menerapkan metode pembelajaran berbasis literasi dan numerasi,” kata Amos Rully, Kepala Bidang GTK Disdik Asmat.
Pelatihan berlangsung selama tiga hari. Para peserta akan dibekali dengan pemahaman dan praktik langsung mengenai teknik mengajar literasi dan numerasi yang efektif.
“Peserta yang dinyatakan berhasil akan menjadi Satgas Literasi dan Numerasi di sekolah masing-masing,” tambah Amos.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Asmat, Absalom Amiyaram, menegaskan pentingnya kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung bagi anak-anak Asmat.
“Literasi dan numerasi adalah fondasi utama pendidikan. Tanpa itu, anak-anak akan kesulitan memahami pelajaran dan mengembangkan potensi diri,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa pelatihan ini bukan sekadar transfer ilmu, tetapi bagian dari gerakan membangun budaya belajar yang berpusat pada siswa. “Kami ingin setiap anak, dari pesisir hingga pedalaman, punya hak yang sama atas pendidikan bermutu. Itu dimulai dari guru-guru hebat seperti Bapak/Ibu sekalian,” ujarnya.
Absalom berharap para peserta bisa menjadi agen perubahan di sekolah masing-masing. “Bawa semangat baru, metode baru, dan harapan baru bagi anak-anak kita. Jangan pernah lelah untuk belajar, karena dari tangan Bapak/Ibu, masa depan Asmat dibentuk,” tutupnya.































































































