Langgur, Sahabatrakyat.id – Kampanye perdana pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara (Malra) untuk periode 2024-2029, Martinus Sergius Ulukyanan (MSU) dan Ahmad Yani Rahawarin (AYR), mengangkat isu krusial mengenai lesunya perekonomian masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Kecamatan Manyeuw, tepatnya di Ohoi (desa) Debut. Kamis 26September2024.
Tim kampanye dengan jargon MARYADAT (Martinus Yani Anak Adat) menyoroti keluhan warga terkait lemahnya perputaran uang dan kondisi ekonomi yang semakin memprihatinkan. Di hadapan para pendukungnya, sejumlah juru kampanye menyampaikan orasi yang menggugah.

Albert Alo Jamlean, anggota DPRD Malra, menjadi orator pertama. Ia menegaskan, “Dua tahun terakhir, masyarakat Malra merasakan dampak lesunya perekonomian. Kami sebagai anggota DPRD pun merasakannya. Banyak keluarga, terutama petani, terpaksa membuang barang dagangan mereka karena tidak laku.”
Jamlean menambahkan, “Pendapatan daerah kita mengalami penurunan. Saya tahu ini dari pengalaman saya di DPRD. Kita perlu melakukan evaluasi menyeluruh untuk menemukan penyebab masalah ini.”
Rudi Renyaan, mantan anggota DPRD Malra, juga berbicara tentang dampak buruk yang dialami petani lokal. “Saat ini, masyarakat hanya berfokus pada kebutuhan dasar. Bagaimana mereka bisa menyekolahkan anak-anak jika perputaran ekonomi hancur?” ujarnya dengan penuh keprihatinan.
Renyaan menekankan pentingnya adanya konsep yang jelas untuk perbaikan ekonomi. “Jangan hanya bermimpi di malam hari dan berharap semuanya akan baik-baik saja keesokan harinya. Kita butuh rencana yang nyata,” tegasnya.
Anggota DPRD Malra aktif, Moh. Nawawi Namsa, turut mengungkapkan keprihatinan serupa, dengan menyoroti adanya sistem yang membuat masyarakat tergantung dan terjebak dalam kemiskinan. “Kita harus berjuang untuk mengubah keadaan ini agar masyarakat tidak lagi menjadi ‘tukang minta-minta’ di negeri sendiri,” ungkapnya.
Kampanye ini menunjukkan komitmen pasangan MSU-AYR untuk memperjuangkan peningkatan ekonomi masyarakat Maluku Tenggara, dengan harapan mampu membawa perubahan positif bagi kehidupan warga di daerah tersebut.


















































































