Sahabatrakyat.Id — Pemuda Rumpun Bismam menggelar kegiatan tatap muka bersama tokoh adat, Ketua Rumpun Bismam, Feliks Owom, di Aula Puspa, Agats, Rabu (22/10/2025).
Pertemuan ini mengusung sub tema “Menguatkan Peran Pemuda Rumpun Bismam Terhadap Program Pemerintah dan Menciptakan Situasi Kamtibmas yang Kondusif di Asmat.”
Kegiatan ini menghadirkan Pastor Lukas Legasando, Ketua Sekretariat Keadilan dan Perdamaian Keuskupan Agats, sebagai pemateri utama. Dalam penyampaiannya, Pastor Lukas menyoroti meningkatnya peredaran dan konsumsi minuman keras (miras) di wilayah Asmat yang dinilai menjadi sumber utama kekacauan dan tindak kriminalitas di masyarakat.
“Semua kekacauan yang terjadi di Agats, mayoritas penyebabnya adalah miras. Banyak warga resah karena perilaku orang yang mabuk sering membuat onar,” tegas Pastor Lukas.
Selain itu, tokoh pemuda Rumpun Bismam, Yanto Safan, turut memberikan penguatan kepada para peserta, khususnya generasi muda, untuk berpikir positif dan menjauhi tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Miras adalah penyebab utama masalah di Asmat. Kehancuran generasi Asmat berawal dari miras. Tidak ada jaminan bahwa orang mabuk itu sehat,” ujar Yanto.
Yanto juga menekankan pentingnya peran pemuda dalam menjaga hubungan harmonis antara adat, agama, dan pemerintah.
“Kita orang Bismam wajib melindungi agama dan pemerintah. Dua hal ini tidak datang sendiri, kita yang dayung dan bawa mereka ke sini. Karena itu, kita harus mendukung program pemerintah pusat, provinsi, dan daerah,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa menciptakan situasi kamtibmas yang aman bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan, tetapi merupakan kewajiban bersama seluruh masyarakat.
“Kamtibmas menjadi tanggung jawab kita bersama. Kita juga mau maju, jadi jangan biarkan miras menghancurkan masa depan kita,” tandasnya.
Kegiatan yang dihadiri oleh para pemuda, tokoh adat, dan masyarakat Rumpun Bismam ini berlangsung dalam suasana dialog yang hangat dan terbuka. Di akhir kegiatan, peserta berdiskusi secara dinamis dan menghasilkan sejumlah poin rekomendasi yang akan ditindaklanjuti untuk memperkuat peran pemuda dalam mendukung pembangunan dan menjaga stabilitas sosial di wilayah Asmat.


















































































