Tual, sahabatrakyat.id – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai kedatangan Wali Kota Tual, Akhmad Yani Renuat (AYR), dan Wakil Wali Kota Tual, Amir Rumra (AR), yang disambut secara adat oleh empat Rat/Raja di Ohoi Dullah, Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual, Maluku, pada Senin (3/3/2025).
Rangkaian acara penyambutan ini merupakan bagian dari seremoni penerimaan yang sangat berarti di kampung asal Wali Kota Tual, Akhmad Yani Renuat. Begitu tiba di depan Fid Teu Nalak, pintu masuk adat ke Ohoi Dullah, kedua pemimpin daerah ini langsung disambut dengan antusias oleh ratusan warga. Mereka pun berjalan kaki menyusuri Ngur Stahvur Woma Lor Un, pusat kampung Dullah, yang dipenuhi sorakan kegembiraan.
Sebagai penghormatan kepada leluhur, Wali Kota dan Wakil Wali Kota berhenti sejenak untuk memberi penghormatan di makam Raja Dullah, Hi. Noho Renuat. Tindakan ini menunjukkan rasa hormat mereka terhadap sejarah dan tradisi yang telah membentuk identitas komunitas setempat.
Acara semakin meriah dengan penampilan puluhan Vat-Vat Sikreu Darmas, sekelompok perempuan Dullah yang mengenakan pakaian adat berwarna merah kuning. Mereka menari dan bernyanyi dengan penuh semangat, menyambut kedatangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tual dalam tarian adat yang penuh makna.
Puncak acara penyambutan dilanjutkan dengan penjemputan secara resmi oleh empat Rat/Raja yang mewakili wilayah Dullah. Mereka adalah Raja Dullah (Baldu Hadat – Utan Tel Varat), Raja Banda Ely, Raja Ohoitahit (Utan Tel Timur), dan Raja Tetoat (Yarbadang). Dalam sambutannya, Raja Dullah, Bayan Renuat, menyatakan, “Kami terima Wali Kota Tual Akhmad Yani Renuat dan Wakil Wali Kota Tual Amir Rumra secara adat.”
Raja Dullah juga memberikan doa restu untuk keberhasilan pemerintahan selama lima tahun ke depan, berharap agar perjalanan kepemimpinan berjalan harmonis, membawa kebahagiaan dan kesuksesan bagi masyarakat.
Sebagai simbol penghormatan dan penerimaan, Raja Dullah dan Raja Banda Ely dengan khidmat memasangkan mas adat kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota, sementara Raja Ohoitahit dan Raja Tetoat memberikan pengalungan syal kepada keduanya.
Acara ini menandai awal yang baik bagi kepemimpinan Akhmad Yani Renuat dan Amir Rumra, yang mendapat sambutan penuh kehormatan dari masyarakat dan para pemimpin adat setempat.































































































