SahabatRakyat.Id, Agats –Pemerintah Kabupaten Asmat melalui Dinas Pendidikan resmi membuka Tes dan Wawancara bagi Calon Tenaga Guru Honorer Daerah dan Guru Kontrak jenjang SD, SMP, dan SMK se-Kabupaten Asmat Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 29 Januari 2026, bertempat di Aula Wiyata Mandala, Agats.
Ketua Tim Seleksi, Sigit Utomo, yang juga berasal dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Papua dalam sambutannya menegaskan bahwa tantangan pendidikan di Asmat masih berkaitan dengan rendahnya tingkat literasi dan numerasi.
“Karena itu, penting bagi setiap calon guru untuk menjaga dan meningkatkan kompetensi, baik kompetensi pedagogik, kepribadian, maupun sosial,” ujar Sigit Utomo dalam sambutannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat (Kadispen), Barbalina Toisutta, menyampaikan bahwa seleksi ini merupakan yang pertama kali dilakukan secara menyeluruh. Hal ini dilatarbelakangi oleh masih adanya guru honorer yang belum sepenuhnya memahami tugas dan tanggung jawabnya sebagai pendidik.
“Kami mengutamakan guru yang memiliki komitmen pengabdian. Kondisi geografis Asmat memang menantang, namun hal tersebut tidak boleh menurunkan semangat untuk hadir dan melayani manak anak peserta didik,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa guru honorer dan kontrak tidak perlu membandingkan diri dengan aparatur sipil negara (ASN), melainkan fokus menunjukkan kemampuan dan dedikasi melalui karya nyata di sekolah masing-masing.
“Dari beban yang mungkin lebih sedikit, justru Bapak dan Ibu guru dapat membuktikan bahwa kalian mampu menghasilkan sesuatu yang baik bagi pendidikan,” tambahnya.
Barbalina juga mengingatkan para peserta seleksi agar percaya diri dan tidak ragu mengikuti proses yang telah disiapkan. Menurutnya, kesetiaan untuk tetap berada di depan kelas merupakan indikator utama pengabdian seorang guru.
Ke depan, Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat juga akan meluncurkan sistem absensi digital untuk memantau kehadiran guru. Sistem ini akan menggantikan absensi manual dan menjadi dasar dalam penilaian hak dan kewajiban guru honorer dan kontrak.
Melalui pelaksanaan tes dan wawancara ini, Pemerintah Kabupaten Asmat berharap dapat menjaring tenaga pendidik yang berkompeten, berintegritas, serta memiliki semangat pengabdian demi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Asmat.
Diketahui, Tes dan wawancara ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Januari 2026, sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan dan penataan tenaga pendidik di Kabupaten Asmat.
































































































