SahabatRakyat.Id, Agats — Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Barbalina Toisuta, mengungkapkan bahwa Kabupaten Asmat mendapat dukungan program Pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Individual dalam rangka Revitalisasi dan Digitalisasi Sekolah.
Program ini merupakan bagian dari tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang Percepatan Digitalisasi Pembelajaran Secara Menyeluruh dan Berkelanjutan, serta surat dari Direktorat Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 1337/C3/DM.00.00/2025 tanggal 2 Juli 2025 mengenai permohonan klarifikasi dan bantuan penyediaan listrik bagi sekolah dasar.
Dalam surat tersebut, Direktorat Sekolah Dasar Kemendikbudristek melalui Ditjen PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah telah melakukan pemetaan terhadap 2.254 SD di Indonesia yang belum memiliki akses listrik. Kabupaten Asmat menjadi salah satu daerah prioritas dalam program ini.
Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat sendiri telah memetakan 48 sekolah yang akan menjadi sasaran program revitalisasi dan digitalisasi, terdiri atas 6 PAUD, 3 SMP, dan 39 SD.
Dalam pelaksanaan teknis, PAUD akan mendapatkan kapasitas daya sebesar 900 Watt, sedangkan SD dan SMP masing-masing 1.300 Watt.
Sementara itu, Manager ULP Agats, Delly Raka Imawan, mengatakan bahwa PLN mendapat penugasan khusus untuk menyediakan bantuan akses listrik PLTS Individual bagi sekolah-sekolah di Asmat.
“Total ada 48 unit bantuan akses listrik untuk TK, SD, dan SMP. Kami telah melaksanakan pemasangan dalam dua tahap,” ujarnya.
Tahap pertama dilaksanakan mulai bulan Agustus di 17 lokasi sekolah.
“Kami membagi tim ke beberapa posko seperti di Joert, Sawa Erma, dan Suru-suru. Peralatan tidak langsung dikirim ke sekolah, melainkan ke posko, lalu didistribusikan ke lokasi sasaran. Untuk tahap pertama sudah rampung,” jelas Delly.
Sementara tahap kedua dilakukan melalui lima posko dengan target 33 lokasi sekolah. Hingga kini, 13 sekolah telah selesai terpasang PLTS Individual.
“Kami terus melakukan pemantauan terhadap progres pengerjaan dan memastikan seluruh instalasi berfungsi dengan baik,” tutupnya.
Dengan dukungan program ini, Pemerintah Kabupaten Asmat berharap seluruh sekolah di wilayahnya dapat memiliki akses listrik yang memadai sehingga pelaksanaan pembelajaran digital dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.


















































































