SahabatRakyat.Id – Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat menggelar kegiatan Orientasi Tenaga Pendidikan Luar Papua untuk jenjang TK dan SD, sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan tenaga pendidik berkualitas di tanah Asmat. Kegiatan ini dilaksanakan atas kerja sama Pemerintah Kabupaten Asmat dengan Universitas Negeri Medan (UNIMED) dan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Bali.
Dalam kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh semangat ini, sebanyak 53 guru rekrutan secara resmi diperkenalkan kepada publik. Rinciannya, 36 orang lulusan UNIMED dan 17 orang lulusan Undiksha, yang telah menyatakan kesiapannya untuk mengabdi dan mendidik anak-anak Asmat di wilayah pelosok maupun perkotaan.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, didampingi Ketua DPRK Asmat, Ferdinandus Puk, serta anggota DPRK Hairulla Bausat. Dalam sambutannya, Bupati memberikan pesan mendalam kepada para guru muda yang akan menjalani pengabdian jauh dari kampung halaman.
“Jadilah guru di hati siswa, bukan sekadar guru di mata siswa. Bawalah kesan yang baik kepada peserta didik. Anda semua dipanggil sebagai agen perubahan,” ujar Thomas Safanpo dengan nada tegas namun penuh harap.
Bupati juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pihak universitas dan para pendamping yang telah memberi perhatian nyata bagi dunia pendidikan di Asmat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada para pendamping dan Universitas yang sudah merespon dengan baik hingga bisa hadir langsung di Asmat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Thomas mengingatkan pentingnya kreativitas dan fleksibilitas dalam mendidik anak-anak di wilayah ini. Ia menegaskan bahwa pendekatan apapun bisa digunakan selama itu bisa membawa perubahan dan peningkatan kemampuan siswa.
“Gunakanlah metode apa pun yang Anda yakini baik, selama itu bisa meningkatkan kemampuan anak-anak kita,” ucapnya sembari mengenang pengalaman pribadinya mendidik seorang keponakan dengan disiplin keras, yang kini menjadi ajudannya sebagai anggota kepolisian.
Dalam bagian akhir sambutannya, Bupati Asmat mengutip tokoh legendaris dunia, Nelson Mandela, dengan mengatakan:
“Education is not to change the world, but to change people.” Pendidikan bukan untuk mengubah dunia tetapi mengubah manusia.
“Tugas dan tanggung jawab kalian adalah untuk mengubah anak-anak kita menjadi generasi yang tangguh dan cerdas.”
Ia pun menutup sambutannya dengan harapan besar agar para guru bisa membaur dengan masyarakat, membangun relasi yang baik, dan turut serta dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Asmat.
“Semoga Bapak-Ibu guru betah di sini dan menjadi bagian penting dalam memajukan pendidikan di tanah Asmat.”
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Asmat menegaskan komitmennya untuk terus berinvestasi pada sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan, demi masa depan generasi Asmat yang lebih cerah dan berdaya saing.
































































































