Agats, SahabatRakyat.Id — Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Agats, Pieter Rumbino, menegaskan bahwa kapal penumpang dan logistik tetap dapat masuk serta bersandar di Pelabuhan Agats, meskipun salah satu segmen dermaga mengalami kerusakan.
Pernyataan ini disampaikan untuk menenangkan masyarakat serta memastikan bahwa pelayanan transportasi laut di Kabupaten Asmat tetap berjalan normal, terutama menjelang periode Angkutan Lebaran 2026/1447 H yang biasanya diikuti peningkatan mobilitas penumpang dan distribusi barang.
“Pelabuhan Agats masih layak digunakan. Kapal tetap bisa masuk dan kegiatan naik turun penumpang maupun bongkar muat tetap berjalan,” tegas Rumbino.
Ia menjelaskan, berdasarkan pemantauan teknis di lapangan, Dermaga Agats yang telah beroperasi selama bertahun-tahun memang mengalami penurunan struktur akibat faktor usia serta pengaruh kondisi alam.
Dari tiga segmen dermaga yang tersedia, Segmen II dilaporkan mengalami kerusakan berat hingga roboh dan untuk sementara waktu tidak dapat difungsikan.
Namun demikian, Syahbandar memastikan bahwa kondisi tersebut tidak mengganggu keseluruhan operasional pelabuhan. Aktivitas kepelabuhanan tetap dapat dilaksanakan dengan memaksimalkan penggunaan Segmen I dan Segmen III yang masih dalam kondisi laik fungsi.
“Kami optimalkan segmen yang masih aman. Pengawasan dilakukan secara ketat, dan semua kegiatan tetap mengedepankan keselamatan serta keamanan pelayaran,” ujarnya.
Mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, Syahbandar merupakan pejabat pemerintah dengan kewenangan tertinggi di pelabuhan dalam menjalankan dan mengawasi pemenuhan peraturan demi menjamin keselamatan pelayaran.
Lebih lanjut, Rumbino menyampaikan bahwa Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah merencanakan pekerjaan penggantian (replacement) Segmen II Dermaga Agats.
Program tersebut dialokasikan melalui APBN Tahun 2026, dengan tujuan memulihkan fungsi dermaga secara optimal, meningkatkan keselamatan sandar kapal, serta menjamin kelancaran arus penumpang dan logistik.
“Saya selaku Kepala Kantor UPP Kelas III Agats menjamin dan mengizinkan kegiatan bongkar muat barang serta naik turun penumpang tetap berjalan seperti biasa, tentu dengan memperhatikan unsur keselamatan dan keamanan pelayaran,” kata Rumbino.
Dengan adanya jaminan tersebut, masyarakat di Kabupaten Asmat diharapkan tidak perlu khawatir, karena transportasi laut sebagai jalur utama distribusi barang dan mobilitas warga tetap terlayani dengan baik, khususnya dalam momentum Lebaran.
































































































