Agats, SahabatRakyat.Id – Ketua Lembaga Musyawarah Adat Asmat (LMAA), David Jimanipits, menyalurkan 100 paket sembako kepada masyarakat adat Sau-Bismam di Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, Selasa (1/7/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk mengajak seluruh warga memperkuat persatuan serta menjaga keamanan dan ketertiban di tengah berbagai persoalan sosial yang masih terjadi di Kabupaten Asmat.
Dalam sambutannya, David Jimanipits mengatakan bahwa masyarakat adat memiliki peran penting dalam menciptakan situasi yang aman agar pembangunan dapat berjalan dengan baik.
Ia menyampaikan bahwa berbagai persoalan masih kerap terjadi di tengah kehidupan masyarakat, mulai dari konflik antar marga, antar kampung, hingga perselisihan antar kelompok kecil.
“Perselisihan sering dipicu oleh penyalahgunaan minuman keras, persoalan dana kampung, batas dusun, bahkan pertandingan sepak bola. Masalah-masalah seperti ini tidak hanya terjadi di kota, tetapi juga sudah merambah ke kampung-kampung,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah. Setiap kali pemerintah datang ke suatu kampung, hal pertama yang ingin dipastikan adalah situasi keamanan wilayah tersebut.
“Keamanan menjadi syarat utama agar pembangunan bisa berjalan. Kalau daerah kita aman, pemerintah akan lebih mudah menghadirkan berbagai program pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Karena itu, David mengajak seluruh masyarakat adat Sau-Bismam untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat persaudaraan, serta menyelesaikan setiap persoalan melalui musyawarah adat tanpa menimbulkan konflik yang berkepanjangan.
“Saya mengajak kita semua menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban di wilayah kita. Kita harus tetap eksis sebagai masyarakat adat yang mendukung setiap program pembangunan pemerintah demi kemajuan Papua dan kesejahteraan masyarakat Asmat,” tegasnya.
Penyaluran 100 paket sembako tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Bantuan itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok warga sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian LMAA terhadap masyarakat adat.
Melalui kegiatan tersebut, Ketua LMAA berharap semangat gotong royong, persaudaraan, dan budaya saling menjaga di tengah masyarakat terus terpelihara sehingga Kabupaten Asmat tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan kondusif bagi pelaksanaan pembangunan di berbagai sektor.































































































