Tual, sahabatrakyat.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tual telah mengusulkan kepada komdigi untuk mendapatkan bantuan pembangunan BTS baru, penambahan jaringan, atau peningkatan jaringan telekomunikasi di 17 desa di tiga kecamatan kepulauan, yaitu Kecamatan Tayando-Tam, Kur, dan Kur Selatan. Targetnya, semua desa akan memiliki akses telekomunikasi yang baik dan stabil pada tahun 2026 mendatang.
Kepala Dinas Kominfo Kota Tual, Jeny Mandak, menyatakan bahwa semua desa sudah memiliki jaringan, namun keterjangkauannya belum dinikmati secara menyeluruh. “Kami akan mengusahakan ketersediaan Base Transceiver Station (BTS) untuk wilayah atau titik-titik blankspot yang bersinyal lemah,” ujarnya
Dinas Kominfo juga berperan sebagai penghubung kebutuhan masyarakat dan program pemerintah pusat (Bakti Komdigi). Salah satunya, bantuan akses internet gratis telah didapatkan untuk 20 titik di Kota Tual, termasuk kecamatan kepulauan, di tahun 2025.
20 titik akses internet gratis ini tersebar di 19 sekolah dan 1 balai KB, yang bisa diakses oleh para siswa dan masyarakat dalam waktu 1×24 jam secara gratis.
“Ini adalah langkah awal untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah kepulauan,” kata Jeny Mandak.
Dengan kondisi seperti itu, Diskominfo kota Tual telah mengusulkan, agar di tahun 2026, Kota Tual akan menjadi prioritas Komdigi untuk mendapatkan bantuan pembangunan BTS baru, penambahan jaringan, atau peningkatan jaringan telekomunikasi.
Namun, untuk program internet rakyat, Pemerintah Kota Tual belum mendapatkan arahan dari Kementerian Komunikasi dan Digital terkait implementasi program tersebut. “Kami masih menunggu arahan lebih lanjut,” tutup Jeny Mandak.



















































































