Agats, sahabatRakyat.id — Majelis Taklim Agung An-Nur Agats, Kabupaten Asmat, menggelar pembukaan Lomba Antar-Majelis Taklim dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) se-Distrik Agats. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Asmat di Gedung Wiyata Mandala, Sabtu (12/09/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 12–14 September 2026, tersebut menjadi ruang bagi anak-anak TPA dan anggota majelis taklim untuk mengembangkan kemampuan, kreativitas, serta kecintaan terhadap nilai-nilai keagamaan.
Untuk kategori TPA, sejumlah perlombaan yang digelar meliputi Tartil Al-Qur’an, Adzan, dan Hafalan Surat Pendek. Sementara untuk kategori Majelis Taklim, perlombaan mencakup Qasidah/Rebana, Sholawat, dan Muslim Fashion Show.
Dalam sambut Bupati yang disamapaikan Wakil Bupati Asmat, Yoel Manggaprou memberi apresiasi dan penghargaan kepada Majelis Taklim Agung An-Nur Agats serta seluruh panitia yang telah menggagas dan menyelenggarakan kegiatan tersebut.
“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Majelis Taklim Agung An-Nur Agats beserta seluruh panitia yang telah menggagas dan melaksanakan kegiatan yang sangat positif ini,” ujarnya.
Menurutnya, perlombaan tersebut tidak semata-mata bertujuan untuk menentukan siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan sarana untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kecintaan terhadap nilai-nilai religius, menumbuhkan semangat belajar, sekaligus membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kegiatan lomba yang kita laksanakan pada hari ini bukan sekadar kegiatan untuk mencari siapa yang menjadi juara. Tetapi lebih dari itu, kegiatan ini merupakan sarana untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kecintaan terhadap nilai-nilai religius, menumbuhkan semangat belajar, serta membangun kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai, keberadaan majelis taklim memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Majelis taklim tidak hanya menjadi tempat untuk memperdalam pengetahuan agama, tetapi juga dapat menjadi wadah untuk membangun persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan kemampuan.
Wakil Bupati juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi, baik dari kalangan majelis taklim maupun TPA.
Menurutnya, berbagai mata lomba yang diselenggarakan menjadi kesempatan untuk menggali potensi, keberanian, kreativitas, dan kemampuan anak-anak maupun ibu-ibu majelis taklim.
Khusus kepada anak-anak TPA, ia berpesan agar mereka terus belajar membaca dan menghafal Al-Qur’an, memahami ajarannya, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Teruslah belajar membaca Al-Qur’an, menghafalnya, memahami ajarannya, dan yang paling penting adalah mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Ia juga mengajak para orang tua, ustaz, dan ustazah untuk terus memberikan pendampingan serta pendidikan yang baik kepada anak-anak. Pendidikan agama, kata dia, merupakan salah satu fondasi penting dalam membentuk karakter generasi penerus Kabupaten Asmat.

































































































